Antara membangun Gedung Baru DPR dan Membenahi Jalan Lintas Sumatera

Tags

Oleh: Boy Yendra Tamin

Jika kepada DPR diajukan pilihan manakah yang lebih penting membangun gedung baru DPR senilai 1 Triulun lebih  ketimbang membangun atau memperbaiki jalan Lintas Sumatera ? pertanyaan ini tampaknya bisa dengan cepat dijawab DPR "perbaiki jalan Lintas Sumatera, tunda bangun baru DPR" .Mengapa ?  

Seperti diketahui, Jalan Raya Lintas Sumatera adalah sebuah jalan raya yang membentang dari Utara sampai Selatan Pulau Sumatera. Berawal dari Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam sampai ke Pelabuhan Bakauheni, Provinsi Lampung dengan total panjang jalan 2.508,5 km. Jalan Raya Lintas Sumatera merupakan bagian keseluruhan Jaringan Jalan Asia rute AH25 .

Jalan Raya Lintas Sumatera ini sering disebut sebagai Jalan Lintas Sumatera. Dahulu Jalan Raya Lintas Sumatera sebenarnya hanya menunjuk kepada jalan raya yang berada di pesisir timur Pulau Sumatera yang berarti minus bagian jalan raya di pesisir barat yang melintasi Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Bengkulu. 

Butuh perbaikan
satu kondisi Jalan Lintas Sumatera 
Namun saat ini kondisi Jalan Lintas Sumatera itu sangat memprihatinkan. Di banyak tempat jalan Lintas Sumatera rusak parah dan telah berlansung lama. Padahl keberadaan Jalan Lintas Sumatera sangat strategis dan menjadi urat nadi perekonomian nasional (sumatera jawa), dan hal ini terutama karena Jalan Raya Lintas Sumatera merupakan jalur perhubungan darat yang terpenting di Sumatera. Ini dikarenakan jalur KA hanya ada di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Lampung dan tidak seperti adanya jaluar KA di pulau Jawa. 

Jalan rusak parah
Disisi lain, Sumatera adalah pulau yang memiliki potensi pengembangan kedua terbesar setelah Jawa. Namun dengan alasan kekurangan dana  maka dalam periode tahun 2005-2010, Sumatera hanya kebagian 2 ruas jalan tol yaitu Jalan Tol Medan-Binjai (20,5 km) dan Jalan Tol Palembang-Indralaya (24,5 km). Padahal total panjang jalan tol yang direncanakan dibangun di seluruh Indonesia pada periode 5 tahun tersebut sejumlah total 1640 km.

Tentu di masa depan, tujuan jangka panjang pemerintah adalah mewujudkan infrastruktur jalan tol Trans-Sumatera yang memberikan akses mobilitas yang lebih tinggi antara ujung utara dan ujung selatan Pulau Sumatera. Tetapi jalan Lintas Sumatera yang sudah sudah payah diwujudkan puluhan tahun  terlantar dan menjadi salah satu penyembab lambannya arus barang dan jasa. Dengan demikian anggaran untuk membangun gedung baru DPR yang 1 Triliun lebih baik dialihkan untuk memperbaiki Jalan Lintas Sumatera, toh gedung DPR yang sekarang sepertinya masih memberikan kenyamanan bagi Dewan membentuk UU yang berkualitas  (***)

Artikel Terkait