Seorang Anak Merengut Nyawa Gara-gara Ibu Asyik Main Game "Cafe World" di Facebook ,

Pengguna situs jaringan sosial sungguh luar biasa, Facebook saja misalnya dengan 500 juta penggunanya dari berbagai lapisan. Di samping manfaat positif,  tentu dampak ada dampak negatifnya. Artinya kemamfaatan situs jejaring soail itu  tergantung pada diri penggunanya sendiri. Setidaknya itulah yang terjadi, seorang ibu asal Colorado gara-gara asyik main main game "Cafe World" di Facebook, menyebabkan anaknya yang berusia 13 bulan merengut nyawa.

Sebagaimana diberitakan MetroTV News|Metro TV – Sab,16 Apr 2011, Facebook bisa bikin kecanduan, bahkan Anda terlena. Karena itu, hati-hatilah jangan sampai Anda bernasib seperti Shannon Johnson, 34 tahun. Perempuan asal Colorado itu diganjar 10 tahun penjara oleh pengadilan, Jumat (15/4). Gara-garanya ia berasyik-masyuk main Facebook hingga putranya yang berusia 13 bulan tenggelam. Bahkan, sang putra itu tak terselamatkan.

Menurut juru bicara bagi Kantor Kejaksaan Weld County District, Amerika Serikat, Jennifer Finch, seorang hakim juga memerintahkan Shannon untuk menjalani kewajiban pembebasan bersyarat selama lima tahun setelah ia dibebaskan dari penjara. Shannon Johnson mengakui kesalahan pada Maret lalu atas dakwaan berat pelecehan terhadap anak yang mengakibatkan kematian putranya, Joseph.

Ia menelepon 911 dari rumahnya di Fort Lupton, Colorado, September lalu, ketika ia menemukan anaknya yang masih kecil terpeleset dan jatuh di bak mandi.Saat ditanyai para penyidik, Shannon Johnson mengakui ia menaruh putranya di bak mandi dan pergi ke ruang lain untuk main game "Cafe World" di Facebook.

Anak lelaki tersebut sendirian saja selama 10 menit. Joseph diangkut melalui udara ke satu rumah sakit Denver, tapi personel medis tak bisa menyelamatkan nyawanya. Shannon Johnson mengatakan kepada polisi ia seringkali meninggalkan putranya sendirian di bak mandi. Sebab, sebagai anak "yang mandiri" Joseph suka ditinggal sendirian. Ia juga tak mau Joseph jadi "anak mami".(Ant/DOR) *

Artikel Terkait