Boy Yendra Tamin Dikukuhkan jadi Penghulu

Batusangkar, Padek—Mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta Padang, Boy Yendra Tamin SH MH hari ini akan dikukuhkan sebagai penghulu dari Suku Kampung Dalam Jorong Lawang Mandahiliang, Nagari Lawang Mandahiling dengan gelar DT Suri Dirajo.

Prosesi gelar penghulu tersebut akan digelar di Kantor Kerapatan Adat Nagari Lawang Mandahiling yang akan dihadiri oleh seluruh Ninik mamak dalam Kenagarian Lawang Mandahiliang.

Pemasangan deta penghulu akan dilakukan oleh Ketua KAN Nagari Lawang Mandahiliang A.RD Dt Cumano setelah membacakan SK Pengangkatan sebagai Penghulu bersama perangkat adat/pegawai adat Veiveri sebagai manti, H Firman dan Syamsul Anwar sebagai dubalang, urang siak/malin Arman dan Restu Budi.

Kemudian akan dilanjutkan dengan sumpah janji penghulu/pati ambalau oleh Ketua KAN Nagari Lawang Mandahiling.

Sedangkan untuk melewakan gala dilakukan oleh empat kepala suku masing Iryanda Dt Pangka Maharajo Lelo.dari suku Kutianyir N Dt Bilang Tuo dari suku Parik Cancang, Z.A Dt Majo Sindo (Suku Payo Bada), Y Dt Sipado Nan Hitam dari Suku Kampung Dalam.

Dan setelah melewakan gala selesai dilakukan Boy Yendra Tamin yang sudah bergelar Dt Suri Dirajo akan diarak dari kantor KAN sampai ke rumah kaum beliau dan juga didampingi oleh istri beliau dengan memakai sunting sesuai dengan adat selingka nagari di Nagari Lawang Mandahiling.
Penghulu (Datuk)
Sementara itu Iryanda Dt Pangka Maharajo Lelo selaku ninik mamak dari Suku Kutianyir menyebutkan Gelar yang diberikan kepada Boy Yendra Tamin karena sejak tahun 1963 baju Dt Suri Dirajo tersangkut dan akhirnya muncul kembali kesepakatan dari seluruh kaum beliau untuk mempercayakan gelar penghulu kepada Boy Yendra Tamin.

Kepercayaan yang diberikan kaum itu sangat tepat apalagi beliau seorang tokoh yang sudah berpengalaman dalam bidang hukum. Dia juga sudah menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Unand Padang.

Prosesi melewakan gelar Boy Yendra Tamin sebagai Penghulu Dt Suri Dirajo bakal berlangsung meriah dan khitmad dan juga akan dihadiri oleh bupati/walikota se Sumatera Barat, Pengurus LKAAM Sumatera Barat dan LKAAM Tanahdatar serta seluruh ninik mamak, bundo kanduang dari Nagari Lawang Mandahiling.(mal) [ Red/Redaksi_ILS ]