Kiriman: Andori Loviputra/Fajri Orlanda

Mungkin nama Puncak Macau Duo, Nagari Malalo yang terletak di Kec Batipuh Selatan, Kab Tanah Datar Sumatera Barat belum sebegitu populer Pucak Lawang atau Puncak Langkisau di Pesisir Selatan. Tetapi soal daya tarik wisata Puncak Macau Duo sungguh luar biasa dan mengagumkan. Potensi daya tarik wisata Puncak Macau Duo boleh dibilang mutiara wisata yang tersimpan di kawasan Jorong Duo Nagari Guguak Malalo dan merupakan aset wisata Kabupaten Tanah Datar yang seharusnya mendapat perhatian dan kesepakatan pemerintah dan masyarakat untuk dikembangkan.

Makau Duo merupakan sebuah bukit yang sangat indah dan sangat sejuk, Puncak Makau Duo merupakan sebuah tempat yang sangat bagus untuk dikunjungi terutama bagi orang-orang pencinta alam. Tempat ini juga menjadi lokasi take-off para layang karena lokasinya yang strategis, karena arah angin dan kekuatan anginnya stabil, lokasi take-offnya berlokasi di lapangan bola dusun Talago Lintah. Lokasi Puncak Makau Duo ini merupakan tempat yang baru dibuka untuk para layang, pertama kali pumbukaannya dihadiri oleh para layang yang telah profesional dari negara Jepang, untuk sampai kepuncaknya tidak membutuhkan waktu yang lama hanya kurang lebih 15 menit, kondisi jalannya dari simpang sampai setengah jalan merupakan coran beton dan setengah keatasnya merupakan jalan yang masih tanah


Seperti telah disinggung, daya tarik wisata Puncak Macau Duo tidak kalah menarik di bandingkan dengan puncak Langkisau, bahkan masing-masing memiliki persona sendiri, termasuk bila dibanding dengan Pucak Lawang. Sebetulnya secara diam-diam sudah banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Puncak Macau Duo yang tidak sulit dijangkau dengan kendaraan bermotor atau mobil menyusur jalan sepanjang tepi Danau Singkarak melewati Nagari Sumpur dan sesudahnya tibalah di Nagari Guguak Malalo.

Selain pesona indahnya hamparan Danau Singkarak yang dikelilingi perbukitan dari ketinggian, Puncak Macau Duo merupakan surga baru dan lokasi yang ideal bagi para pencinta oleh raga paralayang. Tidak butuh waktu lama untuk sampai ke Puncak Macau Duo dari pusat pemerintahan Nagari Guguak Malalo, hanya beberapa menit menyusur jalan menanjak. Meskipun jalan menuju Pucak Macau Duo belum begitu bagus tetapi bisa dilalui kendaraan bermotor yang tentunya perlu kewaspadaan tinggi karena ada jurang yang dalam dibeberapa bagian ruas jalan yang dilalui. Terutama jika sehabis turun hujan, jalan menuju Pucak Macau Duo sedikit licin karena masih jalan tanah. Jalan menanjak Menuju Pucak Macau Duo, Malalo baik juga bagi wisatawan yang suka traking.

Betapa pun berat jalan menanjak yang akan dilalui, tetapi hal itu tidak berarti apa-apa dengan apa yang akan didapati sesampai di Puncak Macau Duo. Lelah tak terasa, apalagi penat, semua itu tak lain karena lukisan alam dan suana yang disugguhkan Puncak Macu Duo bagi tamunya. Embusan angin yang sejuk dan kilau warna air Danau Singkarak yang khas, dan kehidupan dan perbukitan disekeling danau Singkarak merupakan kombinasi warna lukisan yang sulit dilupakan. Bahkan sejak Puncak Macau Duo mulai dikenal kalangan wisatawan, pada hari-hari libur di Puncak Macau Duo  sejumlah masyarakat sekitar banyak menjual makanan di Puncak Macau Duo dengan harga terjangkau. Jika saat anda datang ke Puncak Macau Duo bertemu dengan wisatawan pencinta Paralayang, maka setiap setiap 10 menit sekali para paralayang menunjukan kemampuannya yaitu dengan terjun layang  dan tentu saja wisatawan yang berkunjung dapat pula mencoba berparalayang dibawah pengawasan ahlinya. Starnya di Puncak Macau Duo dan mendarat di lapangan bola kaki Jorong Baing merupakan pengalaman bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke Puncak Macau Duo. Tidak mahal, bagi ingin mencoba paralayang cukup  membayar 200 ribu rupiah dan lengkaplah pesona Danau Singkarak dengan alam disekitar dengan utuh. Beberapa waktu yang lalu Puncak Makau Duo pernah di datangi oleh para peterjun layang dari negara Jepang dan kesan mereka cukup baik atas Puncak Macau Duo seperti ditutukan masyarakar Jorong Duo Malalo.
Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Puncak Macau Duo tentu pada musim kemarau dan langit cerah jika ingin mendapatkan keelokan yang serpurna pesona Puncak Macau Duo.. Selain itu karena zona jalan ke puncak makau duo bagusnya di saat musim kemarau karena jalannya masih jalan tanah. Artinya jika Pemda Tanah Datar dan Masyarakat Guguak Malalo bersepakat bersama mengembangkan potensi wisata ini, maka Puncak Makau Duo akan menjadi objek wisata yang menjanjikan bagi masyarakat dan pemerintah yang berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat. (kiriman: Andori Loviputra/Fajri Orlanda/editor: beyete)

Reaksi:

You Might Also Like: