Danau Gunung Tujuh dan Danau Bento Pesona Tersembunyi Diketinggian Alam Kerinci

Catatan Perjalanan Dr. Harfiandri Damanhuri
Dosen Universitas Bung Hatta, Padang

Inilah jalur pesona tersembunyi di tanah Sakti Alam Kerinci, Propinsi Jambi yang tiada duanya di dunia, Danau Gunung Tujuh. Danau Gunung Tujuh tercatat sebagai salah satu danau tertinggi di daratan Asia Tenggara pada titik 2.052 m dengan dalam danau lk 200 m dengan luas lk 960 ha. Di Danau Gunung Tujuh terdapat kehidupan kepiting dan ikan kapareh. Di sebelahnya terdapat Danau Bento (sebelum lagu Bento ngetop) dikalangan masyarakat Kerinci sudah mengenal kata “bento” itu yang dalam pengertian “banto”.

Nama Bento sekarang disebut Rawa Bento (Bento). Jika anda berkesempatan berada di atas atapnya Pulau Sumatera, Gunung Kerinci pada 3.508 m dpl, akan terlihat jelas seperti dua permukaan cangkir alam yang berisi air itu. Satu bulatan Danau Gunung Tujuh dan satunya lagi bulatan Danau (Rawa) Bento.

Sumber foto:wikipedia.

Sekarang pesona ini dapat anda nikmati kapan saja. Jalan dan moda transportasinya lancar. Juga sudah ada penginapan dipintu jalur masuk ke track menuju Danau Gunung Tujuh dan dan Danau Bento.

Perjalanan ke Danau Gunung Tujuh berjarak 6,5 km dulunya ditempuh dengan waktu 3 jam dan waktu turunya lk 1.5 jam. Sekarang tentunya bisa lebih cepat. Sudah banyak perubahan dan perbaikan seperti jalur transportasi yang makin baik.

Sementara Danau Bento dikelilingi penuh oleh dedaunan rumputan "banto". Warna air dari jauh kehijauan dan dekat begitu bening. Di ujung mata memandang terlihat seekor rusa sedang memakan rumput, waktu kami melakukan jelajah alam di Rawa Bento in beberapa waktu lalu.

Bagaimana pesona dari Danau Gunung Tujuh dan Rawa Bento yang luar biasa itu, maka tentu anda harus menyaksikan sendiri pesona keindahan tersembunyi diketinggian pada daratan "Sekepal Tanah Surga" Sakti Alam Kerinci, suatu kawasan yang berada dalam zona inti TNKS. Salam konservasi (hd/UBH/6/2018).

Baca Juga:

Newest Post