Ciri-ciri Demokrasi Modern Dan Sistem Pemerintahan Demokrasi

Apa ciri-ciri demokrasi modern dan apa kaitannya dengan sistem pemerintahan demokrasi yang dianut ? Pertanyaan ini menjadi penting ketika hampir semua negara-negara di dunia menyatakan dirinya menganut sistem pemerintahan demokrasi (demokratis), bahkan ciri-ciri demokrasi itu juga tampak dalam negara dengan sistem pemerintahan kerajaan. Artinya kebutuhan akan demokrasi dan suatu sistem pemerintahan demokrasi adalah universal.

Meskipun  kita paham, bahwa sistem pemerintahan demokrasi telah dianut dan berkembang diberbagai belahan dunia, tetapi perkembangan demokrasi  itu melalui suatu masa yang panjang. Dari sistem pemerintahan demokrasi yang sederhana dan terbatas, sampai pada sistem pemerintahan demokrasi modern sekarang. Di sisi lain, perkembangan sistem pemerintahan yang demokratis itu juga memperlihatkan variasi dan perbedaannya di masing-masing negara.

Ada banyak literatur yang membahas demokrasi.  Demokrasi yang sering dipahami sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat pengejawantahannya tumbuh sedemikian rupa diberbagai negara dengan kelebihan dan kekurangannya. Karenanya suatu sistem demokrasi yang dikembangkan pada suatu negara belum tentu cocok diterapkan pada negara lain. Hal itu terutama dipengaruhi oleh sistem nilai, karakter dan sosial budaya serta realitas dari kehidupan masyarakat suatu negara. Miriam Budiardjo menyebutnya, petumbuhan demokrasi rakyat berbeda di tiap-tiap negara sesuai dengan situasi sosial-politik setempat.

Artikel Terkait:
Demokrasi dan Kebebasan Menyatakan Pendapat
- Demokrasi dan Hukum di Indonesia
- Penguatan Demokrasi Lokal
- Amandemen UUD 1945 dan Reformasi

Sebetulnya dikenal berbagai tipe demokrasi, termasuk apa yang disebut dengan demokrasi lansung dan demokrasi perwakilan. Dalam kaitannya dengan tipe demokrasi itu, salah satu yang sering disebut adalah demokrasi konstitusional. Pada tipe demokrasi ini, UUD menjadi fungsi yang khas, yakni membatasi kekuasaan pemerintahan sedemikian rupa sehingga penyelenggaraan pemerintahan tidak bersifat atau dijalankan dengan sewenang-wenang. Gagasan ini populer dengan konstitusionalisme.

Kembali ke soal ciri-ciri demokrasi tadi itu, bahwa ternyata memang, memahami demokrasi tidak cukup hanya dengan memahami ciri-ciri umumnya, karena dalam ciri-ciri demokrasi yang umum terdapat ciri-ciri demokrasi yang khas sejalan dengan dimana demokrasi itu tumbuh dan berkembang. Dalam konteks ini demokrasi modern dicirikan berbagai hal  antaranya seperti dikemukakan  Frans Magnis Suseno, yakni:
  1. Negara hukum
  2. Pemerintahan dalam pengawasan rakyat
  3. Pemilihan umum yang bebas, ujur dan adil
  4. Prinsip mayaroritas
  5. Adanya jaminan terhadap hak-hak demokrasi dasar. 
Ciri-ciri demokraksi yang dikemukakan Magnis Suseno itu dipelajari penjelasannya dari masing-masing ciri-ciri tentu luas maknanya, tetapi dalam kesempatan ini ciri-ciri demokrasi itu diajukan adalah untuk menunjukan bila ciri-ciri demokrasi sudah jauh berkembang atau ada ciri lainnya yang diajukan selain dari ciri-ciri awalnya, yakni;
  1. Adanya pengakuan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia warga negara
  2. Adanya pemilihan umum yang  bebas, jujur dan adil 
  3. Adanya lembaga peradian yang bebas/Independen
  4. Adanya kebebasan pers
  5. Adanya pengakuan terhadap perbedaan dan keragaman suku, agama, golongan dan lain-lain
Jika ditelusuri berbagai literatur, sebetulnya terdapat berbagai pendapat para ahli terhadap apa saja yang menjadi ciri-ciri demokrasi. Terlepas dari kesamaan dan perbedaannya, tetapi yang terpenting sebenarnya bukanlah mengenai apa saja ciri-ciri demokrasi modern itu, melainkan yang jauh lebih penting adalah apa yang ingin dicapai dengan demokrasi. Dengan menetapkan apa yang ingin dicapai dengan demokrasi, maka ciri-ciri demokrasi menjadi penguat dari demokrasi yang dianut. Dengan lain perkatan, ciri-ciri demokrasi ditentukan oleh demokrasi seperti apa dianut dan apa tujuan yang ingin diwujudkan dianutnya demokrasi. Jadi tempat apa yang dikemukakan Miriam Budiardjo, bahwa petumbuhan demokrasi rakyat berbeda di tiap-tiap negara sesuai dengan situasi sosial-politik setempat. Karena itu  jika menginginkan demokrasi di Indonesia tumbuh dengan baik, maka berpangkal pada tumbuhnya dan terdapatnya situasi politik yang baik pula.  (catatan kecil:  Dr. Boy Yendra Tamin, SH. MH)

Baca Juga: